Senin, 01 September 2014

Estafet Sukses, Menunggu Waktu


   Roda terus berputar. Maju dan mundur merupakan dua sisi keadaan yang selalu ada. Hidup dan mati datang silih berganti, karena waktu selalu berjalan tanpa henti. Andinata (E’04) mengatakan bahwa, 8 tahun yang lalu saya kaya kalian masih culun, tahun besok kalianlah yang akan di sini. Kalimat itu disampaikannya saat ia menjadi pembicara pada acara penutupan TEMNAS Malang 2014. 

   Merupakan hal yang tak asing bagiku, karena hamper-hampir saja kalimat itu terwujud dahulu, pada momen yang berbeda namun masih dalam paying yang sama. Sungguh keyakinan dan keimanan kita dapat mengantarkan kita dalam mewujudkan cita-cita dan harapan.

   Belajar dan terus belajar adalah kunci untuk kita selalu berada pada satu jalan lurus, menuju cita dan harapan, teriring pengorbanan dan kesungguhan untuk mewujudkannya. Selalu teringat di benakku, “lakukanlah apa yang kalian dapat lakukan, walau pun hal kecil dan terlihat sepele” (Pak ERI)
   
   Manjadda wajadda “tidak ada yang mustahil, selama Allah mengijinkan maka apapun yang kita inginkan akan diberikan, dan perbendaharaan dunia akan diwariskan”- selalu istikomah di jalan Allah dan mematuhi perintah dan larangannya adalah kunci yang nyata.

Materi Penutupan TEMNAS 2014 di Universitas Brawijaya - Malang

Siapa itu pemerintah?
   Pemerintah adalah semua aparatur Negara. Pemerintah harus selalu hadir di tengah-tengah masyarakatnya. Hal inilah yang akan menjadikan Indonesia semakin makmur. Mahasiswa harus lulus tepat waktu, arena kalau lama akan menguras uang subsidinegara dan merugikan Negara. 2,5jt yang disubsidikan Negara/tahunnya kepada mahasiswa. Kalian harus meningkatkan harkat dan martabat keluarga. Asrama etos adalah laboratorium kehidupan/kesuksesan. Keterbatasan ekonomi bukanlah kendala. Kalian adalah mutiara yang terpendam, maka tunjukkanlah keberadaan kalian, supaya dapat dipakai dan dimanfaatkan orang. Mari bersama untuk membangun kembali Indonesia.

   Kerja adalah bagian dari kebiasaan. Denga adanya bekerja, maka mental akan terbentuk. Rata-rata pengusaha, jika sudah kepepet baru berani untuk berusaha maksimal. Beberapa tipe pengsaha adalah ikut-ikutan, meman dari orang tua (2%), dari orang miskin (98%), sekolah saudagar muda.

   Berniaga adalah bagian dari hidup. Jangan diakukan dengan terpaksa, tapi jadikanlah sebagai kebiasaan. Jadikan sebagai nilai takwa. Perekonomian akan hidup jika ruhani yang berada pada diri kita juga ikut hidup. Semuanya butuh proses, yaitu bagian dari waktu menuju kesuksesan dan kualitas ketakwaan.
  
   Pengusaha adalah media untuk melatih kesabaran, dan belajar mengenai ketakwaan. Pada seorang pengusaha, maka semua yang tidak berkah akan dirasakan tidak nyaman. Termasuk salah satunya, keberkahan waktu sangatlah penting. Ketika kita mau memulai bisnis, maka kita harus tahu fiosofinya.
  
   Perbedaan peradaban terjadi karena perbedaan ilmu yang dimiliki. Masih ada Allah, walau pun proposal berkarat sekalipun. Anda akan menjadi orang besar, jika mampu mengerjakan hal-hal kecil dengan cara-cara yang besar. rubah dulu cara berfikir kita.

   Menjadi kaya memang penting, namun yang lebih penting adalah milikilah dahulu mental orang kaya. Hal substansif apa yang dapat kita lakukan, supaya ketika kita tinggalkan maka ada bekas kebaikan di sana. Hal pokok yan harus di jaga dan dicegah dari hal buruk adalah perilaku. Adanya asrama akan memaksa pola suh sesuai dengan lingkungan dan mengatur pola perilaku.

   Apapun yang terjadi di negeri Ini, Inilah negeri kita INDONESIA. Indonesia merupakan salah satu Negara yang usia rakyatnya semakin muda.pada rentan 2015-2030 akan terjadibonus demografi, dimana penduduk dalam usia produktif sangat banyak. momentum yang tidak pernah alan diulang 200 th ke depan.
  
   Bonus Demografi Indonesia. Apa yang dapat diberikan ke INDONESIA? Jawabannya adalah anda. Apakah anda optimis dengan masa depan anda?? Jawabannya ada pada diri anda sendiri. Tidak ada alasan bagi kita untuk rendah diri dari bangsa lain.

   INDONESIA bukan seperti gelas yang setengah kosong, namun Indonesia adalah gelas yang setengah penuh. Kitalah yang harus memenhi untuk menyempurnakan. Ketika kita ingin berbuat baik, maka tanggapan yang tidak baik akan senantiasa ada. Yang memegang INDONESIA sebagai bangsa yang besar adalah kita. Gunakan social media, INDONESIA sangat aktif dengan itu. Optimis memiliki hubungan dengan kepercayaan sedangkan maindset berhubungan dengan logika. Tak perlu menatapkan, yang baik tidak perlu disanjung-sanjung, dan yang jelek tak perlu dijatuhkan.
  
   Sukses,, maka waktu tidur dikurangi. Mintaah supaya umur diberkahi, kuliah duduk selalu di depan, urusan bisnis harus sungguh-sungguh. Mintalah kepada Allah, Sukses kita dipermudah dan dipercepat. Tulislah rencana sukses, mintalah langsung kepada Allah, hafalkan Al-Qur’an, baca sejarah Muhammad dan sirah sahabat. Kita mau apapun, selalu do’a baik senang maupun susah. Hidup jadi indah maka hidup akan menjadi mudah.

   Saat ini INDONESIA bukan Negeri yang sempurna. Karena kitalah, INDONESIA akan menjadi negeri yang luar biasa. Sukses adalah mendapatkan apa yang diinginkan. Bahagia adalah menginginkan apa yang didapatkan.  

by: Bagus Velly

Senin, 19 Mei 2014

2020

Ya Allah berikanlah aku,,,
1 juta domba
1 juta kambing
1 juta ayam
1 juta kuda
1 juta sapi perah
1 juta sapi potong
1 juta telur per hari

dan mudahkanlah hatiku untuk nerderma

Senin, 03 Februari 2014

Pengalaman pertama kejebak mati lampu di lift.

Siang itu, aku mendapatkan tugas untuk mengantarkan surat ke salah satu lembaga penanyangan televisi di semarang. pengalaman pertama menggunakan lift sebenarnya bukan kali ini. tapi yang menjadi istimewa adalah saat ini sedang sendirian, sedangkan dakulu banyak teman. Setelah masuk, maka tiba-tiba beberapa saat setelah memencet tombol no 1, malah listrik mati, akhirnya aku harus terkurung selama 15 menit hingga akhirnya petugas menghidupkan lampu alternatif, dan lift dapat jalan kembali..

Habiskan Kegagalanmu Sampai kau temukan Keberhasilanmu



Gagal merupakan hal lumrah, hal yang biasa kita temui di manapun dan kapanpun baik dalam wujud sederhana maupun luarbiasa besar efeksampingnya. Namun, kegagalan sejatinya merupakan hal kecil yang merupakan langkah awal menuju keberhasilan. Banyak cerita terungkap, di balik hikmah kegagalan.

Sabtu, 25 Januari 2014

Catatan TEMNAS Malang 2014


By: Bagus Velly Filian
Acara TEMNAS "Temu Nasional" BEASTUDI INDONESIA
berlangsung di Ds. Kungkuk Kel. Punten Bumiaji  (22-25 Agustus 2012)

Catatan sesi 1: (Bu Nuk)
-          Tidak semua orang/pemuda Indonesia bisa merasakan nikmatnya kuliah
-          Generasi kopulis adalah generasi yang suka membajak, tidak maumenggunakan yang asli
-          Elitis à pola pikir yang seharusnya/wajib dimiliki mahasiswa
-          Etoser à Rakyat masih membiayai kita
-          Uang DD à Uang masyarakat
-          Pemuda à negarawan muda à butuh waktu 10.000 jam/ sekitar 10 tahun, untuk menjadi seorang yang ahli di bidangnya.
-          Kita, jika Belajar MerawaT Indonesia dibutuhkan waktu 10 th
-          Proses : Akad/komitmen (titik pertama yang dipegang) à menulis (awal membaca) literasi budaya. Gagasan terbaik = janji kita
-          Menulis adalah gagasan terbaik kita